Pada tahun 2011 lalu, pertumbuhan ekonomi
indonesia menunjukan hasil yang cukup baik. Yakni berada pada kisaran angka
6,5%. Tentu hal ini menjadi angin segar ditegah krisi global yang sedang
berbenah dari resesi. Tak cuma itu, pada tahyn 2008 dimana pada waktu itu
tengah terjadi 'sunami perekonomian global' namun indonesia menjadi satu dari
tiga negara di dunia yang tak terpengaruh secara langsung krisis tersebut.
Kamis, 26 April 2012
Ayu Trihandayani:Membatik agar Bisa Mandiri
Oleh:Mohammad Rizal Febri Ibrahim
BADANNYA mungil. Rambutnya keriting. Raut wajahnya mencerminkan ketenangan. Saat diajak berbicara, perempuan kelahiran Surakarta, 9 Februari 1991, ini hanya menjawab dengan kalimat pendek. Dengan ditemani adiknya yang saat itu berdiri di sampingnya, Ayu Trihandayani pun mulai menceritakan awal mula perkenalannya dengan batik.
Pada 2007, ia baru menyelesaikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC), Surakarta, Jawa Tengah. Sambil menunggu waktu untuk melanjutkan studi, ia pun mendaftarkan diri ke sekolah keterampilan yang berada di bawah naungan yayasan yang sama. Anak kedua dari empat bersaudara ini mempelajari keterampilan dengan membuat tempat tisu dari mote. Ternyata, pihak sekolah sedang menambah kurikulum pelajaran dengan memasukkan keterampilan membatik.
“Sekolah menyediakan pelatihan dengan guru yang berasal dari Yogyakarta. Sebelumnya disaring dulu. Dilihat mana yang punya bakat untuk diajari membatik. Ada empat anak yang lolos, termasuk saya,” ujar Ayu kepada Media Indonesia di area pameran Inacraft, Jakarta, Rabu (25/4).
Semangat Ayu membatik mulai tersulut sejak pertama diajari gurunya. Tanpa kedua tangan, ia mulai mengasah kemampuan kakinya untuk menggerakkan canting di atas kain yang sudah diberi motif. Penilaian para gurunya tak salah. Ia berhasil menyelesaikan pembatikan dalam waktu kurang dari seminggu.
“Kesulitannya itu panas kalau kena malamnya. Pernah kulitku melepuh tapi enggak parah, sih. Kalau desain itu yang gambar gurunya. Saya hanya menggambar sesuai pola,” jelas Ayu.
Tantangan lain yang dihadapi ialah mempertahankan semangat. Jika sedang bersemangat, ia bisa menyelesaikan pembatikan dalam waktu seminggu. Jika rasa malas dan jenuh menghampiri, ia butuh waktu yang lebih lama. Untuk mengatasinya, ia menikmati waktu dengan bersantai dan bermain dengan adik bungsunya yang masih berusia delapan tahun.
“Orangtua dan keluarga memotivasi saya untuk maju,” cetusnya saat ditanya sumber inspirasinya.
Ingin mendesain
Selama beberapa waktu, Ayu hanya membatik dalam rangka tugas sekolah. Beberapa karya yang dihasilkannya berhasil dijual dalam pelelangan saat yayasan menggelar acara di luar sekolah. Yang paling diingat ialah saat karyanya dibeli istri Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo. Uang hasil penjualan sebagian dia gunakan untuk membeli ponsel dan sepeda.
“Saya bisa naik sepeda, Mbak,” cetusnya sambil tertawa.
Kemahirannya membatik menarik perhatian sebuah yayasan. Ayu pun diajak untuk bekerja pada pengusaha batik yang juga tetangga dekatnya, Abu Bakar. Pola yang digambar dengan pensil sudah disediakan Abu, Ayu tinggal meneruskannya dengan lilin.
Jika proses pembatikan awal sudah selesai, ia mengembalikannya kepada Abu untuk diwarnai. Jika batik masih setengah jadi, ia pun kembali membatik untuk memenuhinya dengan motif lain. Butuh kesabaran dan keterampilan tinggi saat melakukannya karena polanya detail.
"Lebih gampang ngebatik dari pola dasar daripada yang harus mengisi. Soalnya, itu harus sabar," sahutnya.
Harga kain buatannya kini mulai dijual secara komersial. Pameran Inacraft merupakan ajang perdana untuk mempromosikan karyanya. Abu, sebagai mitra pengusaha, membanderol kainnya dengan harga Rp2 juta. Harganya memang relatif mahal karena seluruh kain yang dihasilkan adalah batik tulis. Apalagi, batik buatan Ayu tak kalah dari produk batik yang diciptakan perajin yang memiliki fisik normal.
Meski begitu, Ayu belum akan berhenti belajar. Perempuan yang kini duduk di kelas 2 SMA YPAC Surakarta ini mengaku ingin bisa mendesain batiknya sendiri.
“Sekarang, saya masih belum bisa desain. Tapi, ke depan saya ingin nyoba untuk buat desain saya sendiri,” tukasnya singkat.
Belum mandiri
Tak seluruh cerita hidup Ayu manis. Ia pernah dihina karena penampilan fisiknya yang berbeda. Jika sudah begitu, ia meladeninya dengan sikap cuek. Setelah ia mampu berkarya, orang-orang yang menghinanya pun diam.
“Sikap mereka jadi pemacu saya untuk maju,” sahutnya.
Batik telah menguatkan keyakinannya bahwa dirinya bisa mandiri. Ia pun bisa mendapat pengalaman berkunjung ke luar Kota Surakarta. Dengan penghasilan yang diterimanya, ia sudah mulai menabung untuk kehidupan mendatang. Namun, ia mengaku belum cukup mandiri untuk saat ini.
“Mandiri itu bagi saya artinya bisa beli peralatan sendiri. Sekarang sih mulai dikumpulin sedikit-sedikit. Nanti, moga-moga bisa beli yang dibutuhkan sendiri,” harapnya. (M-6)
Biodata
Nama: Ayu Trihandayani
Tempat, Tanggal Lahir: Solo, 9 Februari 1991
Anak ke: 2 dari 4 bersaudara
Pendidikan: Kelas 2 SMA YPAC Solo
Hobi: Membatik, Bersepeda
Sumber:
Selasa, 24 April 2012
Peran Pemerintah Daerah Dalam Perjanjian Internasional
I.
PENDAHULUAN
Globalisasi yang mewarnai sistem
internasional saat ini telah pula menciptakan interaksi yang intensif antara
indonesia dengan masyarakat internasional bukan hanya antarpemerintah tetapi
juga antarindividu. Interaksi ini akan mengakibatkan meningkatnya persentuhan-persentuhan
hukum antara indonesia dengan negara-negara lainnya dan bahkan dalam tingkat
tertentu akan menimbulkan tumpang tindih anatar hukum internasional dengan
hukum nasional dalam perjanjian internasional. Dengan fenomen ini, maka cepat
atau lambat , publik hukum indonesia di semua lini harus bersentuhan dengan
perjanjian internasional dan akan semakin menepis anggapan bahwa hukum
perjanjian internasional bukan hanya milik diplomatik saja.
Minggu, 22 April 2012
Ini Baru Seru !!! Bedah KOMPUTER
Apakah Komputer itu ?
Komputer adalah sarana alat hitung
sesuai dengan artinya yaitu berasal dari kata “compute” yang artinya hitung,
dengan kata lain komputer dapat didefinisikan sebagai alat elektronik yang
dapat menerima masukan data (input data), mengolah data, menyimpan hasil
pengolahan data dan menyajikan informasi. Namun dewasa ini perkembangan
teknologi yang terjadi pada dunia komputer sudah mampu menempatkan sebagai alat
bantu utama bagi manusia dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Mencermati
kecenderungan perkembangannya, sangatlah penting bahwa pengenalan dan
pengetahuan teknologi komputer sejak usia dini menjadi salah satu prioritas
untuk di pelajari oleh generasi usia belajar tingkat dasar hingga menengah
dalam rangka mengembangkan keterampilan hidup (life skill).
Dengan
pengertian yang lain Komputer merupakan sekumpulan alat logic yang dapat
menerima data, mengolah data dan menyimpan data dengan menggunakan program yang
terdapat pada memory, dan kemudian sistem komputer memberikan hasil pengolahan
tersebut dalam bentuk output (pengeluaran). Dengan kata lain, komputer
juga bisa diartikan sebagai sekumpulan peralatan elektronika yang terdiri dari
input unit, proses unit, dan output unit.
Sebuah
komputer dapat bekerja karena adanya hardware (perangkat keras), software
(perangkat lunak), dan brainware (orang yang menggunakan komputer).
Dalam hal ini kita akan membahas sebatas pengenalan dasar tentang hardware
pada sebuah komputer.
Pengenalan
Hardware
Hardware
yang disebut juga sebagai perangkat keras komputer, terbagi menjadi 5 bagian
utama, yaitu:
1. CPU
(Central Processing Unit)
§ CPU
bertugas mengatur dan menghitung data.
§ CPU
terletak di dalam system unit.
§ CPU
merupakan “jantung” dari komputer.
§ CPU
bersama dengan perangkat komputer lainnya yang ada dalam system unit
mengatur kerja komputer secara bersama dan berkesinambungan.
2. Monitor
Monitor merupakan perangkat keras yang
fungsinya menampilkan informasi dan status data secara visual seperti pada
televisi. Meskipun bukan pesawat televisi, monitor memiliki resolusi
(ketajaman) gambar yang tinggi, sehingga memungkinkan pemakai (user)
untuk membaca huruf-huruf yang berukuran kecil pada layar monitor. Monitor
komputer juga mempunyai tiga jenis saat ini, yaitu CRT (Catode Ray Tube), LCD
(Liquid Crystal Display) dan Plasma.
3. Peralatan
Masukan (Input Devices)
Namun dalam hal ini, peralatan masukan
sangat banyak diantaranya, yaitu :
- Keyboard, Keyboard adalah alat input utama yang digunakan oleh semua komputer. Keyboard mempunyai semua huruf alphabet (A – Z, a - z), angka 0 – 9 dan tambahan kunci (key) operasional khusus, seperti tombol Enter, Ctrl, Alt dll. Colokan (Port) yang digunakan oleh keyboard adalah PS/2 dan infra red (infra merah).
- Mouse, Mouse adalah alat input yang digunakan oleh user untuk mengatur posisi kursor pada layar monitor dengan mengklik tombol kiri atau kanan. Gerakkanlah mouse pada permukaan yang rata, maka kursor pada layar monitor akan bergerak mengikuti gerakan mouse. Secara umum mouse terhubung ke komputer melalui port PS/2 dan ada juga yang sudah menggunakan port infrared atau infra merah.
- Scanner, untuk memindah gambar atau teks ke dalam komputer (dalam bentuk digital) sehingga dapat dipakai sesuai keperluan.
4. Peralatan
Penyimpanan (Storage Devices)
- Ploppy Disk Drive, alat pemutar disket untuk penyimpanan dan pembacaan data (berupa gambar atau teks) dari suatu disket.
- CD-RW / DVD-RW Drive media penyimpanan yang hanya bisa dibaca, dan yang mempunyai kapasitas (tempat) besar berbentuk cakram.
- Ploppy Disk, biasa dikenal dengan sebutan “disket”, yaitu alat untuk menyimpan data dari komputer yang berukuran kecil (kurang dari 1.44 Mb).
- CD Blank / DVD Blank, tempat menyimpan data yang berbentuk CD dengan kapasitas (tempat) penyimpanan yang lumayan besar.
- Hard Disk, tempat menyimpan data di dalam komputer dengan kapasitas (tempat) memori yang besar dan berkecepatan tinggi.
5. Peralatan
Keluaran (Output Devices)
- Printer, alat untuk mencetak sebuah karya baik berupa teks maupun gambar. Printer ada 3 macam yaitu :
ü Printer
Dot Matrix, printer dengan tusukan pin ke pita.
ü Printer
Laser, printer dengan laser serta bubuk tinta (toner),
kualitas pencetakan yang baik, berkecepatan tinggi, dan harganya pun relatif
mahal.
- Speaker, untuk mengeluarkan suara (audio), biasanya sepasang ada 2 (dua) buah speaker (left and right).
Namun
ada juga yang mengatakan bahwa perangkat keras komputer dapat di simpulkan
menjadi 3 bagian utama, yaitu:
1.
Input
Unit.
2.
Processing
Unit atau CPU.
3.
Output
Unit.
·
Input
Unit.
Merupakan bagian dari hardware komputer
yang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data ke dalam komputer. Input
device ini sangat sering kita temui, antara lain keyboard, mouse, Scanner, dan lain sebagainya.
·
Processing
Unit atau CPU.
Merupakan jantung dari komputer yang
melakukan pekerjaan utama seperti perhitungan logika, kontrol, serta
penyimpanan. Perangkat utamanya berupa Processor
dan Chip yang terdapat pada Motherboard.
·
Output
Unit.
Adalah hardware yang mempunyai fungsi
untuk menyajikan hasil output dari proses pada komputer. Bentuk dari peralatan
output ini antara lain speaker, printer,
projector, dll.
Booting
Booting
adalah proses mengaktifkan sistem komputer sampai komputer siap untuk digunakan
user untuk menjalankan perintah. Ada dua jenis booting, yaitu cold booting dan warm booting.
- Cold Booting
Adalah proses mengaktifkan sistem
komputer untuk pertama kalinya dari keadaan listrik mati, dengan cara menekan
tombol Power yang ada pada CPU.
- Warm Booting
Adalah mengaktifkan sistem komputer
dalam keadaan masih hidup (on) dengan cara menekan tombol Ctrl+Alt+Del secara
bersamaan, atau dengan menekan tombol Reset yang ada pada CPU.
Sedikit bedah Komputer
dari kami, Moga bermanfaat
Sumber : Wikimedia dan
sumber lainnya.
By : Miftahul Amri Assalam
Jumat, 20 April 2012
Filsafat Pancasila
I
Pendahuluan
Dalam
makalah ini, sebelumnya penulis akan mencoba mengklarifikasi perbedaan antara
pengertian pancasila sebagai cabang filsafat, dengan filsafat dari sudut
pandang pancasila. Dr. P. Hardono Hadi dalam bukunya yang berjudul Hakikat dan Muatan Pancasila, menulis
bahwa “Filsafat Pancasila” bisa dimaksudkan sebagai cabang filsafat yang
mempunyai objek pembahasan “Pancasila”. Dari lain pihak, “filsafat Pancasila”
bisa juga dimaksdukan sebagai filsafat atau aliran filsafat yang bisa digelar
berdasarkan muatan-muatan filsafat atau aliran filsafat yang bisa digelar
berdasarkan muatan-muatan ajaran yang termaktub dalam “Pancasila”[1].
Dari sini, kita dapat mengukur dengan merenungkan lebih dalam apa yang
sebenarnya menjadi pijakan kita dalam memandang Pancasila sebagai dasar dan
pedoman Bangsa dan Negara kita tercinta ini, apakah Pancasila merupakan suatu
pandangan filosofis yang perenungannya akan menghasilkan fungsi praktis jika
diamalkan, ataupun sebaliknya, hanya merupakan teori belaka yang kemudia begitu
saja dapat pudar, hilang, dan dilupakan?
Kamis, 19 April 2012
Tugas Rizal
Nama :Mohammad
Rizal Febri Ibrahim
NIM :3401409049
Makul :Antropologi
Kesehatan
Ponari, bocah asal
Jombang ini tiba-tiba menjadi ngetop
setelah diadisambar petir.
Setelah peristiwa yang hampir merenggut jiwanya itu, banyak
orang yang percaya
bocah ini bisa mengobati segala
macam penyakit.
Dari informasi
yang dihimpun,
Selasa (3/2/2009),
anak pasangan
Kasim (40) dan Mukaromah (28), warga Dusun Kedungsari,Desa
Balongsari, Kecamatan Megaluh,
Jombang, pada
pertengahanJanuari
2009 lalu bersama teman-teman sebayanya
asyik bermain hujan. Namun,
tiba-tiba dia merasakan kepalanya seolah dilempar batu sekepaltangan,
saat petir menyambar.
Saat tersadar, Ponari menemukan
batusebesar
telur ayam di bawah kakinya. Saat diambilnya,
batu itumengeluarkan
sinar kemerah-merahan.
Setelah itu, batu
yangditemukannya
lalu dibawa pulang. Selang berapa lama, tiba-tiba rumah bocah
itu selalu dibanjiri
warga dari pelosok Jawa Timur yang ingin berobat
untuk menyembuhkan penyakitnya. Sayangnya, tidak ada yangtahu,
siapa yang menyuruh
Ponari membuka praktek
pengobatanalternatif
itu. Selain itu, tidak jelas pula, siapa yang pertama kali diobatioleh
Ponari, sehingga penyakit yang diderita bisa sembuh. Hanya saja,sejak batu mirip kepala
belut itu ditemukan, beredar kabar di masyarakat,Ponari bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Tentunya dengan syaratsudah
meminum air yang dicelup batu milik Ponari itu. Tak pelak, setiaphari rumah Ponari
selalu dipenuhi ratusan
orang yang ingin berobat.Terlebih lagi, bocah
yang baru duduk di kelas 3 SDN Balongsari ini, tidak memungut tarif kepada
para pasiennya.
♦
Menurut
Solita Sarwono (1993), antropologi kesehatan
adalah ilmutentang
pengaruh unsur-unsur budaya terhadap
penghayatan masyarakattentang
penyakit dan kesehatan. Dan menurut
William A. Havlland,antropologi
adalah studi tentang
umat manusia, berusaha
menyusungeneralirasasi
yang bermanfaat tentang manusia dan
perilakunya setrauntuk memperoleh
pengertian yang lengkap
tentang keanekaragaman
manusia
Di sebutkan pula
pada buku itu, bahwa “wawancara pengobatan” (yakniinterksi formal antara orang yang
menduga atau mengetahui dirinya sakitdengan
seorang individu yang oleh
kebudayaannya
dianggap mampumenolong orang sakit).
Menurut Wilson, interaksi tersebut adalah “suatu pokok penting dari
pengobatan”(R.Wilson 1963:273)Ada
kesepakatan bahwa wawancara pengobatan umumnya paling tepatdianalisis
dalam arti hubungan antara peranan, norma-norma tingkah laku,harapan-harapan
yang diketahui, yang
memberi ciri pada kedua
aktor dalam peristiwa tersebut. Namun
tidaklah cukup mempehatikan hubunganantar
peranan dalam konteks perawatan medis yang terbatas saja, karenaseperti yang
ditunjukkan oleh Wilson,
“Kekacauan dari berbagai tingkahlaku dan harapan-harapan yang digolongkan dalam
peranan dokter atau peranan
pasien tidaklah
disadari sebagai
kekosongan. Justru
peranan- paeranan
tersebut amat peka terhadap
kerangka lingkungan
nilai-nilai budaya,
terhadap berbagai aktifitas non-medis, dan terhadap irama sertasuasana
komunitas sekeliling
mereka. Hanya karena kesehatan
dan penyakit
adalah masalah manusia
yang menonjol, usaha-usaha
untuk mengatasinya melalui
interaksi dokter-pasien terutama diharapkan pada pengaruh-pengaruh
waktu dan tempat,
dimana usaha
tersebutdilakukan.”( R.Wilson 1963:274).
Apresiasi yang sepenuhnya dari setiapwawancara
pengobatan memerlukan pengetahuan tentang latar belakang
Rabu, 18 April 2012
Korupsi Bisa Dilawan dengan Cara Ini !!!
Oleh: Imam Zia Utama
Ketika proklamasi dikumandangkan di negeri ini, semua rakyat dan segenap tumpah darah Indonesia diliputi rasa optimisme unuk hidup yang lebih baik. Kemerdekaan yang telah dinantikan sejak cengkeraman Belanda merenggut kedaulatan kita sebagai negara. Rasanya perjuangan pahlawan- pahlawan yang gugur di medan pertempuran tak sia- sia.
Setelah alam kemerdekaan menyelimuti bangsa ini, cita- cta yang dulu diharapkan rasanya belum kunjung terwujud. Pasalnya, kesejahteraan yang dulu diperjuangkan oleh pendahulu- pendahulu kita belum juga merata ke segenap anak bangsa. Mirisnya, ketika masih banyak rakyat yang berkutt dalam kemiskinan, perilaku pemimpin kita seakan tertutup mtannya. Realita ini bisa kita saksikan pada berita- berita televisi yang memberitakan kemewahan para pejabat kita dengan cara meminta fasilitas yang macam- macam dari negara.
Langganan:
Postingan (Atom)